Masuk ke Industri Infrastruktur

Mempelajari hal baru selalu saja menyenangkan, tapi jika ditawari untuk terjun ke bidang baru apakah juga menyenangkan? Well, bagi sebagian orang mungkin akan langsung mundur teratur sampai akhirnya mereka merasa cukup pede dan berani menjalaninya. Kejadian yang sama terjadi pada saya hari ini, saat kami diajak oleh salah seorang sahabat untuk membantu sebuah perusahaan yang lingkup pekerjaannya cukup jauh dari bidang yang biasanya kami tangani. 

Siang tadi principal consultant kami, Abang Edwin SA diundang ke sebuah presentasi bisnis tentang sebuah produk yang berkaitan dengan infrastruktur jalan raya, yaitu aspal. Coba apa yang terbayang jika mendengar kata aspal? Lalu bagaimana jika Anda diminta untuk menghandle sales dari aspal ini? Bagaimana jika Anda diminta untuk membantu mengembangkan perusahaan yang menjual bahan aspal ini? Bagi seseorang yang tidak memiliki background hal-hal tentang infrastruktur jalan raya serta hampir 20 tahun lebih tidak pernah keluar dari lingkup kerja desain dan digital maka tentunya akan menjadikan presentasi bisnis tersebut membosankan bukan? Namun tidak demikian yang terjadi.

Kami tidak membiarkan diri untuk tenggelam dalam ketidak tahuan dan lalu end-up dalam kebosanan. Bermodalkan googling tentang industri dengan cepat dan mengajak ngobrol sahabat kami yang mengundang tentang industri ini. Sedikit demi sedikit mulai terkuak potensi industri ini yang akhirnya perbincangan berlanjut dan ada opportunity untuk bisa ‘masuk’ karena pada dasarnya hampir semua usaha di bisnis ini belum secara maksimal menggunakan teknologi yang memadai. Begitu masuk kata-kata ‘teknologi’ maka masuklah pola berfikir kami yang solutif yang memang sangat kami kuasai selama ini.

Endingnya siang itu kami membuat kesepakatan untuk membantu perusahaan tersebut agar bisa membuat mereka lebih catchup dengan teknologi yang ada (termasuk digital tentunya) diawali dengan grooming their brand….Let see folks…:-)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *